Mudahnya mendapat Makanan Halal Karena Pengembangan Danau Toba Sebagai wisata Muslim Friendly

Mudahnya mendapat Makanan Halal Karena Pengembangan Danau Toba Sebagai wisata Muslim Friendly
Advertisement

Pengembangan Danau Toba sebagai wisata muslim friendly menjadi sebuah konsep wisata yang cukup menarik sebagai percontohan responsible tourism Indonesia. Konsep ini memadukan keindahan alam danau toba yang kaya akan berbagai destinasi wisata menarik namun tetap memberikan fasilas dan kuliner yang dapat dinikmati oleh wisatawan muslim baik lokal maupun internasional. Untuk masalah kuliner, anda wisatawan muslim tidak perlu khawatir sebab tidak semua masakan Batak mempergunakan bahan non-halal. Berikut ini masakan khas Batak yang ramah muslim untuk anda :

  1. Arsik

Arsik merupakan masakan khas Batak yang mempergunakan ikan air tawar sebagai bahan utamanya. Ikan yang biasa digunakan antara lain ikan nila, mas, dan mujair yang banyak terdapat di danau Toba. Masakan berkuah ini mempergunakan berbagai rempah yang menghasilkan rasa pedas dan aroma rempah yang khas. Salah satu rempah yang wajib dan menjadi kekhasan arsik adalah andaliman.

  1. Naniura

Jika anda terbiasa dengan sashimi atau sushi yang mempergunakan daging ikan mentah sebagai bahan utamanya, di sekitar Danau Toba anda juga bisa menemukan hidangan semacam itu. Ikan yang berasal dari danau Toba menjadi bahan utama untuk Naniura. Berbeda dari sushi atau sashimi yang dimakan mentah selagi segar, naniura mempergunakan sejumlah bumbu, rempah, serta asam pada daging ikan mas atau mujair yang diolah. Rasa olahan ikan ini cenderung asam pedas, namun nikmat dimakan bersama nasi panas.

  1. Daun Ubi Tumbuk

Daun ubi tumbuk merupakan olahan rumahan yang menjadi pendamping lauk yang umum ditemukan pada masakan Batak. Kekhasan masakan ini adalah sebelum dimasak daun ubi akan ditumbuk terlebih dahulu, kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan buah rimbang yang menjadi bumbu pembeda dari olahan daun ubi di daerah lain.

  1. Mie Gomak

Bentuk kuliner yang satu ini mirip dengan spageti, namun memiliki rasa rempah yang mantap serta tekstur mienya yang khas. Seperti bakmi jawa, pembuatan mie ini masih mempergunakan tungku tradisional untuk menjaga citarasanya dan membuat bumbu lebih meresap. Andaliman menjadi rempah yang wajib ada dalam olahan mie yang satu ini karena memberikan citarasa yang khas.

  1. Dali Ni Horbo

Hidangan penutup yang satu ini sangatlah unik, sebab terbuat dari susu. Dali Ni Horbo terbuat dari susu kerbau, dan memiliki tekstur seperti puding. Rasanya sangat unik dan wajib anda coba ketika berkunjung ke Toba. Selain itu, proses pembuatan susu padat ini tanpa mempergunakan bahan kimia, sehingga sangat mendukung konsep Pengembangan Danau Toba Sebagai wisata Muslim Friendly.

Dengan adanya makan tradisional yang halal, tentu saja wisata anda ke danau toba menjadi semakin komplit. Wisata kuliner tidak bisa dilepaskan dari wisata dimanapun, sehingga perlu dilestarikan. Dengan Pengembangan Danau Toba Sebagai wisata Muslim Friendly yang memberikan banyak kemudahan mendapatkan makanan halal, tentu wisata halal anda semakin menyenangkan.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *